Kesulitan mencari informasi jadwal cuci darah?
itu hanya terjadi di klinik dan rumah sakit lain, di Wahid Clinic Insya Allah kami akan membantu semaksimal mungkin. Cek availability dibawah ini
Cek Ketersediaan, klik disini!
Jadwal Tindakan

Travelling Saat Harus Cuci Darah, Ini Syarat dan Prosedurnya (Travelling Dialysis)

Pergi liburan rutin hemodialisis bukan berarti mustahil, Travelling Saat Harus Cuci Darah, Ini Syarat dan Prosedurnya (Travelling Dialysis) justru sudah menjadi praktik umum selama direncanakan dengan benar.

Memahami hal ini membantu pasien tetap menjalani terapi tanpa harus mengorbankan kualitas hidup. Karena hidup tidak berhenti hanya karena jadwal dialisis, meskipun jadwal itu memang cukup… mengikat.

Apa Itu Travelling Dialysis?

Dalam pembahasan ini,  travelling dialysis adalah layanan hemodialisis yang dilakukan di fasilitas kesehatan berbeda dari tempat rutin pasien menjalani terapi.

Artinya, pasien tetap bisa melakukan cuci darah di kota atau negara tujuan selama fasilitas tersebut tersedia dan sudah dijadwalkan sebelumnya.

Syarat Travelling Dialysis

Bagian penting dari topik ini adalah memenuhi beberapa persyaratan medis dan administratif.

Beberapa syarat umum:

  • Kondisi pasien stabil (tidak dalam kondisi akut)
  • Mendapat izin dari dokter yang merawat
  • Membawa resume medis terbaru
  • Jadwal dialisis yang jelas
  • Hasil pemeriksaan laboratorium terbaru

Tanpa ini, mencoba travelling dialysis itu seperti berangkat tanpa tiket. Bisa sih nekat, tapi hasilnya ya… tidak akan menyenangkan.

Prosedur Mengatur Travelling

Dalam konteks ini perencanaan harus dilakukan jauh hari.

Langkah-langkahnya:

  1. Konsultasi dengan dokter atau unit hemodialisis tempat rutin
  2. Mencari fasilitas dialisis di lokasi tujuan
  3. Menghubungi fasilitas tersebut untuk reservasi jadwal
  4. Mengirimkan dokumen medis yang diperlukan
  5. Konfirmasi ulang jadwal sebelum keberangkatan

Semakin rapi persiapan, semakin kecil risiko drama saat sudah sampai tujuan.

Hal yang Perlu Diperhatikan untuk mengatur Travelling Saat Harus Cuci Darah, Ini Syarat dan Prosedurnya (Travelling Dialysis)

Agar hal ini berjalan lancar, ada beberapa hal yang tidak boleh diabaikan:

  • Hindari kelelahan berlebihan
  • Jaga asupan cairan sesuai anjuran dokter
  • Perhatikan pola makan
  • Bawa obat-obatan rutin
  • Datang lebih awal ke fasilitas dialisis tujuan

Tubuh Anda bukan mesin yang bisa “di-pause” saat liburan. Jadi tetap perlu diperlakukan dengan serius.

Apakah BPJS Menanggung Travelling Dialysis?

Ini bagian yang sering bikin orang berharap terlalu tinggi. Dalam hal ini penggunaan BPJS tergantung pada sistem rujukan dan kerja sama antar fasilitas kesehatan.

Beberapa kondisi memungkinkan klaim, tetapi sering kali membutuhkan:

  • Surat rujukan resmi
  • Koordinasi antar rumah sakit
  • Persetujuan administratif

Tanpa prosedur yang jelas, pasien mungkin perlu menanggung biaya secara mandiri.

Kesimpulan dari topik “Travelling Saat Harus Cuci Darah, Ini Syarat dan Prosedurnya (Travelling Dialysis)”

Topik ini menunjukkan bahwa pasien hemodialisis tetap dapat bepergian selama perencanaan dilakukan dengan matang. Kunci utamanya adalah koordinasi medis, kesiapan dokumen, dan menjaga kondisi tubuh tetap stabil.

Liburan tetap bisa dinikmati, selama terapi tidak diabaikan. Karena pada akhirnya, kesehatan tetap jadi prioritas utama, bahkan saat Anda sedang mencoba kabur sejenak dari rutinitas.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji