Tennis Elbow, Penyebab dan Latihan Fisioterapi yang Efektif

Tennis Elbow, Penyebab dan Latihan Fisioterapi yang Efektif

Tennis Elbow, Penyebab dan Latihan Fisioterapi yang Efektif merupakan kondisi nyeri siku akibat penggunaan berlebihan. Keluhan sering muncul pada aktivitas berulang tangan. Tennis elbow tidak hanya dialami oleh atlet.

Apa Itu Tennis Elbow

Tennis elbow adalah peradangan pada tendon sisi luar siku. Kondisi ini terjadi akibat tarikan otot berulang. Gangguan ini juga disebut lateral epicondylitis.

Nyeri biasanya terasa saat menggenggam atau mengangkat benda. Kekuatan tangan dapat menurun. Keluhan berkembang secara bertahap.

Penyebab Tennis Elbow

Penyebab utama tennis elbow adalah gerakan berulang pada pergelangan tangan. Aktivitas kerja manual meningkatkan risiko. Penggunaan otot tanpa istirahat memicu cedera tendon.

Posisi kerja yang tidak ergonomis turut berperan. Beban berlebih memperparah kondisi. Lateral epicondylitis sering terjadi pada usia produktif.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Nyeri pada sisi luar siku merupakan gejala utama tennis elbow. Nyeri dapat menjalar ke lengan bawah. Keluhan memburuk saat aktivitas tangan.

Kekuatan genggaman melemah. Aktivitas sederhana menjadi tidak nyaman. Gejala ini khas pada lateral epicondylitis.

Peran Fisioterapi pada Tennis Elbow

Fisioterapi berperan penting dalam penanganan tennis elbow. Terapi membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Fungsi otot dapat dipulihkan secara bertahap.

Pendekatan fisioterapi disesuaikan dengan tingkat keluhan. Latihan dilakukan terkontrol. Lateral epicondylitis memerlukan program rehabilitasi yang tepat.

Latihan Fisioterapi yang Efektif

Latihan peregangan membantu mengurangi ketegangan tendon. Otot lengan menjadi lebih fleksibel. Latihan fisioterapi tennis elbow dilakukan secara rutin.

Latihan penguatan otot lengan bawah juga dianjurkan. Beban ringan digunakan secara bertahap. Pendekatan ini efektif pada lateral epicondylitis.

Latihan koordinasi membantu mengembalikan fungsi tangan. Gerakan disesuaikan kemampuan pasien. Konsistensi latihan sangat penting.

Hal yang Perlu Dihindari

Aktivitas berat pada siku sebaiknya dibatasi. Gerakan berulang perlu dikurangi sementara. Tennis elbow dapat memburuk bila dipaksakan.

Penggunaan alat bantu dapat dipertimbangkan. Istirahat cukup membantu pemulihan. Lateral epicondylitis memerlukan penanganan bertahap.

Kapan Harus Berkonsultasi

Konsultasi diperlukan bila nyeri tidak membaik. Keluhan yang mengganggu aktivitas perlu evaluasi. Tennis elbow sebaiknya ditangani sejak dini.

Penanganan tepat mencegah kondisi kronis. Program terapi dapat disesuaikan ulang. Lateral epicondylitis membutuhkan pemantauan profesional.

Layanan fisioterapi tersedia di Wahid Clinic dengan pilihan paket fisioterapi untuk membantu pemulihan nyeri siku secara optimal.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji