Sakit Setelah Cabut Gigi, Ini 7 Cara Perawatan yang Benar di Rumah

Sakit Setelah Cabut Gigi, Ini 7 Cara Perawatan yang Benar di Rumah sering dialami pasien setelah tindakan pencabutan. Kondisi ini wajar terjadi selama proses penyembuhan jaringan gusi. Perawatan setelah pencabutan gigi yang tepat membantu mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.

Mengapa Sakit Terjadi Setelah Cabut Gigi

Rasa sakit muncul akibat luka terbuka pada gusi. Proses penyembuhan memicu peradangan ringan. Saraf di sekitar area gigi menjadi lebih sensitif.

Menggigit Kasa dengan Benar

Gigit kasa steril selama beberapa waktu setelah tindakan. Tekanan membantu menghentikan perdarahan. Jangan sering melepas kasa sebelum waktunya. Perawatan setelah pencabutan gigi dimulai dari kontrol perdarahan yang baik.

Hindari Berkumur Terlalu Kuat

Berkumur kuat dapat mengganggu pembentukan bekuan darah. Bekuan darah penting untuk proses penyembuhan. Tunggu sesuai anjuran dokter gigi sebelum berkumur.

Konsumsi Makanan Lunak

Pilih makanan lunak dan mudah ditelan. Hindari makanan keras atau panas berlebihan. Tekanan kunyah dapat memperparah nyeri. Perawatan setelah pencabutan gigi juga melibatkan pola makan yang tepat.

Gunakan Obat Sesuai Anjuran

Obat pereda nyeri membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Konsumsi obat sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Jangan menambah dosis tanpa konsultasi.

Kompres Dingin pada Pipi

Kompres dingin membantu mengurangi pembengkakan. Lakukan secara berkala dengan durasi singkat. Jangan menempelkan es langsung ke kulit. Perawatan setelah pencabutan gigi dapat dibantu dengan metode ini.

Jaga Kebersihan Mulut

Sikat gigi dilakukan dengan hati-hati di area sekitar luka. Hindari menyentuh bekas cabutan secara langsung. Kebersihan mulut mencegah infeksi. Sakit Setelah Cabut Gigi, Ini 7 Cara Perawatan yang Benar di Rumah menekankan kebersihan sebagai kunci utama.

Hindari Merokok dan Minuman Beralkohol

Merokok dapat menghambat proses penyembuhan luka. Alkohol berisiko memperparah peradangan. Hindari kebiasaan ini selama masa pemulihan. Perawatan setelah pencabutan gigi membutuhkan komitmen pasien.

Kapan Harus Kembali ke Dokter

Nyeri yang semakin berat perlu evaluasi lanjutan. Pembengkakan disertai demam harus diperiksa. Luka yang tidak membaik memerlukan penanganan medis.

Layanan perawatan gigi dan kontrol pasca cabut gigi tersedia di Wahid Dental untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji