Nyeri Haid Berlebihan (Dismenore), Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri Haid Berlebihan (Dismenore), Penyebab dan Cara Mengatasinya merupakan topik penting dalam kesehatan reproduksi wanita. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas harian dan kualitas hidup. Nyeri menstruasi berlebihan tidak boleh dianggap keluhan biasa jika intensitasnya semakin berat.

Apa Itu Nyeri Haid Berlebihan

Nyeri haid berlebihan atau dismenore adalah rasa nyeri saat menstruasi. Nyeri biasanya terasa di perut bagian bawah. Sensasi dapat menjalar ke pinggang dan paha. Nyeri Haid Berlebihan (Dismenore), Penyebab dan Cara Mengatasinya perlu dipahami sejak dini.

Penyebab Nyeri Haid Berlebihan

Penyebab umum adalah kontraksi rahim yang terlalu kuat. Hormon prostaglandin memicu rasa nyeri berlebihan. Kondisi medis tertentu juga dapat menjadi pemicu. Nyeri menstruasi berlebihan sering berkaitan dengan gangguan organ reproduksi.

Kondisi Medis yang Mendasari

Endometriosis dapat menyebabkan nyeri haid yang berat. Miom rahim juga sering menimbulkan keluhan nyeri. Radang panggul menjadi faktor risiko lain. Nyeri Haid Berlebihan (Dismenore), Penyebab dan Cara Mengatasinya penting dikaitkan dengan evaluasi medis.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Nyeri tidak membaik dengan obat pereda nyeri biasa. Nyeri disertai mual atau muntah berulang. Perdarahan menstruasi menjadi sangat banyak. Nyeri menstruasi berlebihan perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengatasi Nyeri Haid Berlebihan

Kompres hangat dapat membantu meredakan nyeri. Aktivitas fisik ringan juga bermanfaat. Obat pereda nyeri digunakan sesuai anjuran dokter. Hal ini memerlukan pendekatan yang tepat.

Peran Pemeriksaan Medis

Pemeriksaan ginekologi membantu mengetahui penyebab nyeri. USG digunakan untuk menilai kondisi rahim dan ovarium. Diagnosis yang tepat menentukan terapi lanjutan. Nyeri menstruasi berlebihan tidak boleh dibiarkan tanpa evaluasi.

Kapan Harus ke Dokter

Nyeri semakin berat setiap siklus menstruasi. Aktivitas harian terganggu secara signifikan. Nyeri muncul di luar periode haid. Nyeri Haid Berlebihan (Dismenore), Penyebab dan Cara Mengatasinya sebaiknya dikonsultasikan segera.

Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi

Pemahaman yang baik membantu deteksi dini gangguan. Wanita perlu mengenali batas nyeri yang normal. Konsultasi rutin menjaga kesehatan reproduksi. Nyeri menstruasi berlebihan dapat ditangani dengan tepat.

Layanan spesialis Obgyn tersedia di Wahid Clinic untuk konsultasi nyeri haid dan program kehamilan. Biaya konsultasi dokter kandungan sebesar 150 ribu. Tersedia layanan USG 2D, 4D, dan transvaginal sesuai kebutuhan medis.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Promo USG Tersedia
Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji