Miom dan Kista, Apa Perbedaannya dan Apakah Berbahaya

Miom dan Kista, Apa Perbedaannya dan Apakah Berbahaya sering menjadi pertanyaan karena keduanya sama-sama muncul di organ reproduksi wanita. Kondisi ini kerap ditemukan saat pemeriksaan rutin. Memahami perbedaan miom dan kista membantu menentukan langkah penanganan yang tepat.

Apa Itu Miom

Miom adalah tumor jinak yang tumbuh dari otot rahim. Ukurannya dapat kecil hingga besar. Pertumbuhan miom dipengaruhi hormon estrogen. Miom dan Kista, Apa Perbedaannya dan Apakah Berbahaya perlu dipahami karena miom dapat menimbulkan keluhan tertentu.

Apa Itu Kista

Kista merupakan kantung berisi cairan yang biasanya tumbuh di ovarium. Banyak kista bersifat fungsional dan dapat hilang sendiri. Perbedaan miom dan kista terlihat dari lokasi dan bentuknya. Kista umumnya terkait dengan siklus hormon bulanan.

Perbedaan Miom dan Kista

Miom tumbuh di rahim dan bersifat padat. Kista biasanya berisi cairan dan tumbuh di ovarium. Gejala miom sering berupa perdarahan haid berlebihan. Kista lebih sering menyebabkan nyeri perut bawah.

Apakah Miom dan Kista Berbahaya

Sebagian besar miom dan kista bersifat jinak. Namun ukuran besar dapat menimbulkan komplikasi. Miom dapat mengganggu kesuburan atau kehamilan. Kista tertentu berisiko pecah atau terpuntir. Perbedaan miom dan kista penting untuk menilai risikonya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Nyeri panggul berkepanjangan perlu perhatian. Perdarahan tidak normal juga menjadi tanda penting. Perut terasa penuh atau membesar bisa terjadi. Miom dan Kista, Apa Perbedaannya dan Apakah Berbahaya perlu dievaluasi bila gejala muncul.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin

USG membantu membedakan miom dan kista secara akurat. Deteksi dini memudahkan penanganan. Perbedaan miom dan kista dapat diketahui sejak awal. Pemeriksaan rutin menjaga kesehatan reproduksi wanita.

Layanan konsultasi tersedia di Wahid Clinic bersama dokter Obgyn. Tersedia layanan promil, konsultasi mulai 150 ribu, serta USG 2D, 4D, dan transvaginal.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Promo USG Tersedia
Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji