Latihan untuk Penderita Osteoarthritis (Pengapuran Sendi) Lutut

Latihan untuk Penderita Osteoarthritis (Pengapuran Sendi) Lutut

Latihan untuk Penderita Osteoarthritis (Pengapuran Sendi) Lutut berperan penting dalam menjaga fungsi sendi. Osteoarthritis lutut menyebabkan nyeri dan keterbatasan gerak. Latihan untuk Penderita Osteoarthritis (Pengapuran Sendi) Lutut membantu mempertahankan kualitas hidup.

Apa Itu Osteoarthritis Lutut

Osteoarthritis lutut adalah kondisi degeneratif pada sendi lutut. Tulang rawan mengalami penipisan secara bertahap. Kondisi ini sering disebut sebagai pengapuran sendi lutut.

Proses ini menyebabkan gesekan antar tulang. Nyeri dan kaku sendi sering muncul. Latihan osteoarthritis lutut menjadi bagian penting penanganan.

Mengapa Latihan Penting untuk Osteoarthritis

Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut membantu menjaga kekuatan otot sekitar sendi. Otot yang kuat membantu menopang lutut. Tekanan pada sendi dapat berkurang.

Latihan juga membantu menjaga fleksibilitas sendi. Rentang gerak lutut dapat dipertahankan. Latihan osteoarthritis lutut mendukung aktivitas harian.

Prinsip Dasar Latihan Osteoarthritis Lutut

Latihan dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang. Gerakan harus terkontrol dan tidak menimbulkan nyeri berlebih. Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut dilakukan secara bertahap.

Pemanasan sebelum latihan sangat dianjurkan. Pendinginan dilakukan setelah latihan selesai. Prinsip ini penting dalam latihan osteoarthritis lutut.

Jenis Latihan yang Dianjurkan

Latihan penguatan otot paha sangat bermanfaat. Otot paha membantu menstabilkan lutut. Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut fokus pada otot penopang.

Latihan peregangan membantu mengurangi kekakuan. Fleksibilitas sendi dapat meningkat. Latihan osteoarthritis lutut sebaiknya dilakukan rutin.

Latihan keseimbangan juga dianjurkan. Stabilitas tubuh dapat terjaga. Risiko jatuh dapat berkurang.

Latihan yang Perlu Dihindari

Gerakan melompat sebaiknya dihindari. Aktivitas dengan beban berat pada lutut tidak dianjurkan. Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut harus disesuaikan kondisi.

Gerakan mendadak dapat memperparah nyeri. Latihan berintensitas tinggi perlu dibatasi. Konsultasi diperlukan sebelum memulai latihan osteoarthritis lutut.

Peran Fisioterapi pada Osteoarthritis Lutut

Fisioterapi membantu merancang program latihan yang aman. Latihan disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi. Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut menjadi lebih terarah.

Fisioterapis juga membantu mengurangi nyeri. Modalitas terapi mendukung latihan. Latihan osteoarthritis lutut menjadi lebih efektif.

Kapan Harus Berkonsultasi

Konsultasi diperlukan bila nyeri lutut bertambah. Keterbatasan gerak perlu evaluasi lebih lanjut. Latihan untuk penderita osteoarthritis lutut tidak boleh memperburuk keluhan.

Evaluasi profesional membantu mencegah cedera. Program latihan dapat disesuaikan ulang. Latihan osteoarthritis lutut memerlukan pemantauan berkala.

Layanan fisioterapi tersedia di Wahid Clinic dengan pilihan paket fisioterapi untuk membantu mengelola nyeri dan meningkatkan fungsi lutut secara optimal.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji