Kesulitan mencari informasi jadwal cuci darah?
itu hanya terjadi di klinik dan rumah sakit lain, di Wahid Clinic Insya Allah kami akan membantu semaksimal mungkin. Cek availability dibawah ini
Cek Ketersediaan, klik disini!
Jadwal Tindakan

Hepatitis B, Penularan, Gejala, dan Pentingnya Vaksinasi

Hepatitis B, Penularan, Gejala, dan Pentingnya Vaksinasi

Hepatitis B, Penularan, Gejala, dan Pentingnya Vaksinasi merupakan topik penting dalam kesehatan masyarakat. Penyakit ini menyerang hati dan berpotensi menjadi kronis. Hepatitis B dapat dicegah melalui langkah pencegahan yang tepat.

Apa Itu Hepatitis B

Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyerang sel hati. Virus menyebabkan peradangan dan gangguan fungsi hati. Kondisi ini juga disebut infeksi hepatitis B.

Infeksi dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk kronis berisiko menimbulkan komplikasi serius. Hepatitis B memerlukan perhatian medis berkelanjutan.

Cara Penularan Hepatitis B

Penularan hepatitis B terjadi melalui kontak darah dan cairan tubuh. Penggunaan jarum tidak steril meningkatkan risiko. Infeksi hepatitis B juga dapat menular melalui hubungan seksual tidak aman.

Penularan dari ibu ke bayi dapat terjadi saat persalinan. Transfusi darah berisiko bila tidak melalui skrining. Hepatitis B tidak menular melalui kontak kasual.

Gejala Hepatitis B

Gejala hepatitis B sering tidak muncul pada tahap awal. Banyak penderita tidak menyadari infeksi. Kondisi ini membuat infeksi hepatitis B sulit terdeteksi dini.

Bila muncul, gejala meliputi kelelahan dan mual. Nyeri perut kanan atas dapat terjadi. Kulit dan mata menguning menjadi tanda lanjutan hepatitis B.

Urin berwarna gelap juga dapat muncul. Nafsu makan menurun secara signifikan. Gejala ini memerlukan evaluasi medis segera.

Dampak Hepatitis B Kronis

Hepatitis B kronis dapat menyebabkan kerusakan hati progresif. Risiko sirosis meningkat bila tidak ditangani. Infeksi hepatitis B juga berisiko memicu kanker hati.

Fungsi hati dapat menurun secara bertahap. Kualitas hidup penderita dapat terganggu. Pemantauan jangka panjang diperlukan pada hepatitis B.

Pentingnya Deteksi Dini

Deteksi dini hepatitis B membantu mencegah komplikasi. Pemeriksaan darah dapat mengidentifikasi infeksi. Infeksi hepatitis B perlu dikonfirmasi melalui tes laboratorium.

Skrining dianjurkan pada kelompok berisiko. Riwayat keluarga meningkatkan kewaspadaan. Hepatitis B dapat dikendalikan dengan pemantauan rutin.

Peran Vaksinasi Hepatitis B

Vaksinasi merupakan pencegahan utama hepatitis B. Vaksin merangsang pembentukan kekebalan tubuh. Infeksi hepatitis B dapat dicegah secara efektif.

Vaksinasi dianjurkan sejak bayi. Orang dewasa berisiko juga perlu vaksin. Hepatitis B dapat dicegah dengan kepatuhan jadwal imunisasi.

Pencegahan Selain Vaksinasi

Penggunaan alat medis steril sangat penting. Praktik hubungan seksual aman perlu diterapkan. Pencegahan ini mendukung pengendalian hepatitis B.

Hindari berbagi jarum atau alat pribadi. Edukasi kesehatan berperan besar. Infeksi hepatitis B dapat ditekan dengan perilaku sehat.

Layanan konsultasi dokter spesialis penyakit dalam tersedia di Wahid Clinic dan dapat diakses dengan BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji