Polip Rahim, Gejala dan Pilihan Penanganannya

Polip Rahim, Gejala dan Pilihan Penanganannya merupakan topik penting dalam kesehatan reproduksi wanita. Kondisi ini sering tidak bergejala pada awalnya. Polip rahim dapat memengaruhi kualitas hidup dan kesuburan.

Apa Itu Polip Rahim

Polip rahim adalah pertumbuhan jaringan jinak pada lapisan dalam rahim. Jaringan ini berasal dari endometrium. Kondisi ini juga dikenal sebagai polip endometrium.

Polip dapat berukuran kecil hingga besar. Jumlahnya bisa satu atau lebih. Polip rahim umumnya bersifat jinak.

Penyebab Terbentuknya Polip

Perubahan hormon estrogen berperan dalam terbentuknya polip rahim. Kadar estrogen yang tidak seimbang dapat merangsang pertumbuhan jaringan. Faktor usia juga memengaruhi risiko.

Wanita usia reproduksi dan menopause berisiko mengalami kondisi ini. Riwayat gangguan hormonal meningkatkan kemungkinan. Polip endometrium dapat berkembang perlahan.

Gejala Polip Rahim

Sebagian penderita polip rahim tidak merasakan gejala. Kondisi sering ditemukan saat pemeriksaan rutin. Gejala dapat muncul bila polip membesar.

Perdarahan di luar siklus menstruasi sering terjadi. Menstruasi menjadi lebih banyak atau lebih lama. Gejala ini umum pada polip endometrium.

Perdarahan setelah berhubungan intim juga dapat muncul. Nyeri panggul ringan kadang dirasakan. Polip rahim perlu dievaluasi bila gejala berulang.

Dampak Polip Rahim terhadap Kesuburan

Polip rahim dapat mengganggu proses implantasi embrio. Kondisi ini berpengaruh pada program kehamilan. Kesuburan dapat menurun bila polip tidak ditangani.

Polip dapat menghambat perjalanan sperma. Lingkungan rahim menjadi kurang optimal. Polip endometrium sering dikaitkan dengan infertilitas.

Pemeriksaan untuk Mendeteksi Polip

Pemeriksaan USG digunakan untuk mendeteksi polip rahim. USG transvaginal memberikan gambaran lebih jelas. Pemeriksaan ini sering direkomendasikan.

Dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan. Evaluasi dilakukan sesuai kondisi klinis. Polip endometrium perlu dikonfirmasi secara medis.

Pilihan Penanganan Polip Rahim

Penanganan polip rahim tergantung ukuran dan gejala. Polip kecil tanpa keluhan dapat dipantau. Pemantauan dilakukan secara berkala.

Polip bergejala biasanya memerlukan tindakan. Pengangkatan polip dapat dilakukan dengan prosedur medis. Polip endometrium dapat ditangani secara efektif.

Pentingnya Penanganan Dini

Penanganan dini mencegah komplikasi lebih lanjut. Risiko perdarahan dapat berkurang. Polip rahim yang ditangani tepat memiliki prognosis baik.

Evaluasi rutin membantu menjaga kesehatan rahim. Konsultasi dokter sangat dianjurkan. Polip endometrium tidak sebaiknya diabaikan.

Layanan dokter Obgyn tersedia di Wahid Clinic untuk konsultasi promil dengan biaya Rp150.000, serta pemeriksaan USG 2D, 4D, dan transvaginal sesuai kebutuhan.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Promo USG Tersedia
Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji