Apa Saja yang Diperiksa Saat Konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam

Apa Saja yang Diperiksa Saat Konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam

Apa Saja yang Diperiksa Saat Konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam  menjadi pertanyaan umum sebelum berobat. Konsultasi ini berfokus pada evaluasi kesehatan organ dalam. Konsultasi dokter penyakit dalam penting untuk penanganan penyakit kronis maupun akut.

Tujuan Konsultasi Dokter Penyakit Dalam

Tujuan utama konsultasi dokter penyakit dalam adalah menilai kondisi kesehatan secara menyeluruh. Dokter mengevaluasi keluhan utama pasien. Pemeriksaan penyakit dalam membantu menentukan langkah medis selanjutnya.

Wawancara Medis dan Keluhan Pasien

Dokter akan menanyakan keluhan yang dirasakan pasien. Riwayat keluhan dinilai secara detail. Konsultasi dokter penyakit dalam dimulai dari komunikasi yang jelas.

Riwayat penyakit sebelumnya juga ditanyakan. Penggunaan obat rutin perlu disampaikan. Informasi ini penting dalam pemeriksaan penyakit dalam.

Pemeriksaan Riwayat Kesehatan

Riwayat penyakit keluarga menjadi perhatian dokter. Faktor genetik dapat memengaruhi diagnosis. Konsultasi dokter penyakit dalam mempertimbangkan risiko jangka panjang.

Riwayat kebiasaan hidup juga dievaluasi. Pola makan dan aktivitas fisik dinilai. Hal ini mendukung pemeriksaan penyakit dalam yang komprehensif.

Pemeriksaan Fisik Menyeluruh

Dokter melakukan pemeriksaan tanda vital pasien. Tekanan darah dan denyut nadi dinilai. Konsultasi dokter penyakit dalam mencakup pemeriksaan fisik dasar.

Pemeriksaan perut, paru, dan jantung dilakukan. Kondisi kulit dan refleks juga dinilai. Langkah ini penting dalam pemeriksaan penyakit dalam.

Evaluasi Sistem Organ

Sistem pencernaan dinilai melalui keluhan dan pemeriksaan fisik. Sistem pernapasan juga dievaluasi. Konsultasi dokter penyakit dalam mencakup banyak organ tubuh.

Fungsi ginjal dan metabolik turut diperhatikan. Keluhan seperti bengkak atau lelah dinilai. Pemeriksaan penyakit dalam membantu mengidentifikasi gangguan organ.

Pemeriksaan Penunjang yang Dibutuhkan

Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan laboratorium. Tes darah dan urine sering diperlukan. Konsultasi dokter penyakit dalam menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan radiologi dapat disarankan. USG atau rontgen dilakukan bila perlu. Langkah ini mendukung pemeriksaan penyakit dalam yang akurat.

Penentuan Diagnosis dan Rencana Terapi

Hasil pemeriksaan dievaluasi secara menyeluruh. Dokter menentukan diagnosis sementara atau pasti. Konsultasi dokter penyakit dalam diakhiri dengan rencana penanganan.

Terapi disesuaikan dengan kondisi pasien. Edukasi kesehatan juga diberikan. Pemeriksaan penyakit dalam bertujuan meningkatkan kualitas hidup.

Pentingnya Kontrol dan Tindak Lanjut

Kontrol rutin diperlukan untuk memantau perkembangan penyakit. Penyesuaian terapi dapat dilakukan. Konsultasi dokter penyakit dalam tidak berhenti pada satu kunjungan.

Pemantauan jangka panjang sangat dianjurkan. Kepatuhan pasien berperan penting. Pemeriksaan penyakit dalam membutuhkan kerja sama berkelanjutan.

Layanan konsultasi dokter spesialis penyakit dalam tersedia di Wahid Clinic dan dapat diakses dengan BPJS sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji