Tes Gula Darah Puasa (GDP) dan HbA1c untuk Deteksi Dini Diabetes

Tes Gula Darah Puasa (GDP) dan HbA1c untuk Deteksi Dini Diabetes

Tes Gula Darah Puasa (GDP) dan HbA1c untuk Deteksi Dini Diabetes berperan penting dalam mengenali gangguan kadar gula sejak awal. Pemeriksaan ini membantu menilai kontrol gula darah jangka pendek dan panjang. Pemeriksaan gula darah diabetes menjadi dasar pencegahan komplikasi.

Apa Itu Tes Gula Darah Puasa

Tes gula darah puasa mengukur kadar glukosa setelah puasa minimal delapan jam. Pemeriksaan ini mencerminkan kondisi gula darah saat tidak terpengaruh makanan. Hasilnya digunakan untuk skrining awal diabetes.

Apa Itu Pemeriksaan HbA1c

HbA1c menunjukkan rata-rata kadar gula darah selama tiga bulan terakhir. Pemeriksaan ini tidak memerlukan puasa. Nilainya menggambarkan kontrol gula darah jangka panjang. Pemeriksaan gula darah diabetes ini membantu memantau efektivitas pengelolaan diabetes.

Perbedaan GDP dan HbA1c

GDP menilai kondisi gula darah saat pemeriksaan dilakukan. HbA1c menilai pola gula darah dalam waktu panjang. Keduanya saling melengkapi dalam penegakan diagnosis.

Siapa yang Perlu Melakukan Pemeriksaan

Pemeriksaan dianjurkan bagi individu dengan riwayat keluarga diabetes. Keluhan sering haus, sering buang air kecil, dan cepat lelah juga menjadi indikasi. Pemeriksaan gula darah diabetes membantu deteksi sebelum muncul komplikasi.

Manfaat Deteksi Dini Diabetes

Deteksi dini memungkinkan pengelolaan lebih cepat dan tepat. Risiko komplikasi seperti gangguan saraf dan ginjal dapat ditekan. Tes Gula Darah Puasa (GDP) dan HbA1c untuk Deteksi Dini Diabetes mendukung perencanaan terapi yang efektif.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin

Pemeriksaan berkala membantu memantau perubahan kadar gula darah. Hasil tes menjadi dasar penyesuaian pola hidup dan pengobatan. Pemeriksaan gula darah diabetes sebaiknya dilakukan sesuai anjuran tenaga medis.

Layanan pemeriksaan tersedia melalui Cek Lab Wahid Clinic untuk hasil yang akurat dan terpercaya.

Cek instagram @wahidclinic untuk info kesahatan menarik lainnya! https://www.instagram.com/wahidclinic

Pimpinan Wahid Clinic
Pimpinan Wahid Clinic

Mayjen TNI (Purn) dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U

adalah pimpinan Wahid Clinic, beliau merupakan anggota dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia, dan menamatkan pendidikan Kedokteran Umum dan Spesialis Urologi di Universitas Indonesia.

Saat ini beliau juga berpraktik pada Poli Urologi Wahid Clinic setiap sabtu

Supervisor KGH
brigjen dr jonny sppd kgh supervisor kgh wahid

Brigjen TNI dr. Jonny, Sp.PD., KGH., M.Kes., M.M., DCN

adalah Supervisor KGH unit hemodialisa kami, Beliau meluluskan pendidikannya di Universitas Padjadjaran sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal-Hipertensi.

salah satu perawat mahir yang berpraktik di wahid clinic pun adalah anak didik langsung saat pelatihan hemodialisa di RSPAD

Dokter Spesialis
dr. Sri Rahaju SppD Finasim

dr. Sri Rahaju Sp.PD FINASIM

adalah dokter Spesialis Penyakit Dalam, yang telah berpengalaman bertahun-tahun,

Pada tahun 1995, beliau lulus dari Universitas Indonesia dan mendapat gelar Dokter Umum. Setelah itu, beliau kembali melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2006.

Dokter
dr Risya Salimah wahid clinic

dr. Risya Salimah

dr Risya Salimah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Jenderal Soedirman, dan telah menyelesaikan pelatihan  hemodialisa di RSPAD, dan saat ini beliau dipercaya sebagai kepala ruangan unit hemodialisa dibawah supervisor dan bimbingan dr Deden Djatnika, SpPD dan Brigjen TNI dr. Jonny SpPD KGH

Klik pada gambar Untuk Buat Janji